Menempati suatu tempat yang baru itu penuh dengan tanda tanya. Kira-kira senyaman di tempat yang lama ga ya? Walaupun sebenarnya mungkin tidak akan berpengaruh besar terhadap apa yang saya kerjakan. Tapi…..rasa itu tetap ada.

Tempat ini….tempat yang nyaris tidak dapat membuat saya untuk bergerak dengan bebas. Merasa terkukung dan tidak dapat bernafas sepuasnya. Terbayangkan hanya bisa diam dan melurus…….

Terus…apakah saya merasa takut?
Tidak. Saya tidak merasa takut…
buat apa merasa takut kalau kita tidak merasa melakukan kesalahan. Hanya saja, was-was sih iya…..hahahahaha seperti yang saya bilang, rasa itu tetap ada. Tapi bukan takut melainkan rasa kesal dan kecewa…

Tempat baru…..pengalaman baru? Itu pasti. Rasa untuk waspada dan lebih berhati-hati serta lebih bersikap bijaksana dan dewasa itu sangat diperlukan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan………..
And then……
I just wish it’s the best for me…..
And for the others……..




Rubik Cube…
Akhirnya bisa juga menyelesaikannya……..
walaupun dengan cara curang (kata mas virkill nih…) yah…bagi saya yang penting warna-warna yang bertaburan disana-sini bisa rapi teratur lagi hehehehehe

Thx untuk teman2 cubers yang udah ngasi tau paduan penyelesaian sehingga saya lebih bisa mengerti lagi….terlebih lagi untuk Andia , aduh…site kamu bermanfaat bgt untuk beginner kayak saya …walau saya nyontek dalam menyelesaikannya (a.k.a curang hehehehe) …tapi saya mulai menghapal langkah2nya untuk bisa lebih cepat lagi…

Seorang teman bilang kalau saya orang yg sedikit aneh, karena menyukai rubik cube ini dan hal ini diperjelas lagi oleh seorang yg lain….yang bilang bahwa cuber wanita itu langka…se-langka apa? Masih langkaan Badak Bercula Satu kan? Hahahahaha
Saya sendiri juga aneh…kenapa ngotot bgt pengen bisa …

Bayangkan bertahun2….penasaran……..rasanya kayak apa coba? Dan ketika udah bisa diselesaikan (selama 15 menit, untuk pertama kalinya hehehhehe) Leganya tuh …luar biasa…sensasinya….well, ada kebanggaan sendiri (halah hiperbola nih :P)…
Apalagi melihat kerumunan warna-warna berantakan kayak gitu yang bikin pusing ngeliatnya…dan tiba2 rapi lagi…….seneng aja…..ky puzzle sih …cuma…seru….seolah-olah main 6 puzzle sekaligus (rubik’s cube ukuran 3X3)….

Dan sekarang….setelah hapal step2nya……masih ada keinginan lain yang berhubungan dengan cube ini….pengen tahu lebih banyak tentang alogaritma, berusaha untuk bisa mengerti dan menghapalkannya…..karena dulu waktu pertama-tama baca2 alogaritma dan rumus2nya ....udah pesimis aja, udah kayak ngeliat rumus2 kimia…bawaannya ‘eneg….…

Cuma kyknya bener-bener harus dicoba…orang lain aja bisa…..saya…akan berusaha untuk bisa juga…. Mudah-mudahan bisa ya…..








Siapa yang tidak tahu film yang lagi booming ini? Film yang selalu sold out tiket penjualannya dan membuat bioskop penuh dengan antusias penonton yang ingin menonton film ini…dan sedikit membuat saya berusaha lebih untuk dapat menontonnya Dan setelah menontonnya….saya tidak menyesal….bahkan sangat senang karena akhirnya ada juga film yang bermoral diantara film-film yang menjurus akhir-akhir ini (judul2nya itu suka ga karu2an….). Film yang akhirnya dapat di tonton oleh semua anggota keluarga (bahkan walaupun nonton midnight tetap saja isi studio itu penuh penonton dari anak kecil sampai kakek-nenek dan bukan hanya orang pacaran saja hehehehe).

Film yang disadur dari novel Andrea Hinata dengan judul Laskar Pelangi ini mampu membuat diri saya khususnya untuk berfikir akan rasa optimis dalam menjalani hidup……tidak jarang emosi saya ikut naik-turun sejalan dengan alur ceritanya….. Dalam setiap adegan dapat bercerita dengan sukses….

Adegan yang paling emosional adalah saat Lintang harus berhenti sekolah karena Ayahnya meninggal…..bisa saya bayangkan betapa terpukulnya perasaan orang2 yang mengenal betapa pintarnya Lintang termasuk perasaan Lintang sendiri, terlebih lagi Lintang baru memenangkan Lomba Cerdas Cermat……dan melihat Perjuangan Lintang yang hari demi hari melewati Kolam Buaya dan menunggu Buaya itu berjalan terlebih dahulu sebelum menggoes sepedanya menuju sekolah yang jaraknya beberapa kilometer jauhnya…. hiks…hiks…hiks….saya jadi teringat kembali adegan itu.

Efek yang sangat hebat yang dapat dirasakan dalam menonton film ini….renungan diri…semangat hidup dan usaha meraih sukses……

Terlalu panjang (ya emang udah panjang heheheheh) klo saya harus membahas film ini lebih detail lagi …Saran saya bagi yang bilang film ini kurang bagus……..wah gimana ya…tiap orang memang berbeda2 cara pandangnya….saya hanya bisa menyarankan mungkin harus baca novelnya terlebih dahulu untuk lebih dapat meresapi lalu tonton filmnya untuk menyamakan imaginasi kita saat baca bukunya, apakah …..sama atau ….lebih bisa membuat airmata berlinang???? hehehehhehe





Wuahhhhhhhh senangnya liburan……
Liburan terpanjang setelah 2 tahunan menapaki dunia kerja……akhirnya dapat merasakan juga nikmatnya cuti…dan sedikit rasa (mungkin juga banyak :P) tidak rela kembali untuk meninggalkannya……kalau tidak inget digaji sih pengennya libur terus hehehehe

Saat liburan yang masih terbayang – bayang dan tidak dapat dilupakan adalah saat saya dan keluarga nekad menjenguk salah satu anggota keluarga yang berada di daerah bojonegoro, banten. Dan yang membuat unusual adalah saya menjenguk beliau (yang tidak dapat pulang atau mengambil rehat dalam liburan lebaran ini) di tempat kapalnya bersandar…….secara 2 tahun lebaran ga pulang-pulang, klo tahun ini tidak ketemu juga udah kayak bang toyib deh hehehhehe

Memang perjalanannya tidak mudah…karena cukup jauh dan sempet nyasar pula…permasalahannya adalah bukan di pelabuhan merak yang sudah biasa dikenal orang….tetapi lebih kepada pedalaman banten / daerah cilegon gitu (ok, saya ngaku, geografi saya jelek :P ) ….serta sedikit heran mengapa di daerah situ bisa jadi persinggahan kapal . Secara banyak tempat yang spooky–spooky yang tercermin dari gudang-gudang perusahaan yang sudah tidak di pakai serta tempat yang panas menyengat (klo ini sih jakarta juga hehehehe) dan daerah perbukitan yang jarang terdapat keramaian…tapi akhirnya ketemu juga sih dan acara rindu-rinduan hingga tangis-tangisan pun terjadi sampai pada acara masak-memasak (lho? Ya iyalah masalahnya tidak ada makanan berat dan tidak ada tempat makan di daerah tersebut, mana perut sudah berontak akibat nyasar tadi, mau tidak mau masak tho? Hehhehe lagi juga datangnya surprise gitu…bnr2 ide dadakan ) hingga akhirnya kami pun berpisah dengan beliau hiks..hiks..hiks…benar-benar kenangan dan pengalaman yang indah….

Dan sekarang….
Saya kembali …...
kembali melihat puluhan email yang masuk……..
kembali melihat puluhan kertas menggunung di meja saya….
merekap laporan2 cabang…..cek-cek buku bank….
Aaaagggghhhhhhhhhhh !!!!!!!!!!!!!!
Selamat Datang Hari-hari kuuuuuuuu………….

Sebelum saya lupa dan menjadi brutal karena kelamaan tidak ngeblog….walaupun sepertinya saya telat bgt tapi ga ada salahnya saya ucapkan :

Minal Aidin Wal Faidzin..
Mohon Maaf Lahir dan Bathin…


Ps: mohon maaf juga kelamaan update posting hehehehehe



Para Pencari Tuhan adalah Salah satu sinetron religi yang sedang di tayangkan di SCTV pada waktu jam sahur dan buka puasa. Sinetron yang menurut saya Nendang bgt (setelah keluarga cemara tentunya) yang wajib ditonton karena selalu saja ada sentilan-sentilan iman didalamnya seakan membuat saya untuk bercermin, menanyakan sejauh mana kualitas iman saya. Masih inget kalimat yang diucapkan oleh salah satu tokohnya yang bilang bahwa
“saya malu karena mengeluh terus dengan Allah” tetapi tokoh yang satunya lagi bilang bahwa “Allah itu bukan hanya memberi tapi menerima “ wah…bener-bener deh, simple tapi gimana gituuu, dalem bgt……..mungkin kedengerannya biasa tapi klo diresapi…..waduh…..nonjok lho …(hiperbola bgt ya :D)

Sinetron ini di kemas secara simple dengan jalan cerita yang biasa, tidak glamour seperti kebanyakan sinetron lainnya. Di tampilkan dengan nuansa religi tidak dituturkan secara menggurui, bahkan terlihat santai karena terselip unsur komedinya. Tokoh-tokoh didalamnya juga serasa sangat hidup dan dapat memberikan pembelajaran yang baik. Tengok saja tokoh Udin….yang selalu keliatan nyebelin, tapi sering membantu sahabatnya walaupun dengan terpaksa dan seringkali dengan cara yang tidak baik (cukup pintar tapi dengan cara yang salah), atau tokoh Asrul yang digambarkan selalu sial, cukup taat tapi sering ngeluh. Selain itu ada tokoh Pak Ustad (yang diperankan oleh Akri Patrio) yang merupakan tokoh masyarakat di kampung tersebut tetapi tidak luput juga dari kesalahan (namanya juga manusia) dan tokoh yang sering membuat saya kesal adalah Pak Jalal, seorang yang kaya raya, beriman tetapi……sombong dan suka merendahkan orang lain (wah ini sih sering liat di kehidupan nyata hehehehehe)….suka ngenes aja klo liat Pak Jalal ngomong, pasti deh bikin pengen ngejitak hehehehehe semua tokoh digambarkan dengan tanpa sempurna, jadi bener2 realita hidup bahwa no body’s perfect.

Sepertinya Om Dedy Mizwar ini selalu membuat karya2 yang lain dari pada yang lain. Hasil karyanya itu suka bikin gebrakan2 baru yang moralitasnya tinggi. Contohnya seperti Naga Bonar, kita taulah cinta akan negeri sendiri itu merupakan tema yang langka di Indonesia, atau Lorong Waktu , sinetron yang bener2 sukses bikin mata saya berkaca-kaca dibeberapa episodenya , ga salah klo sampe ada Lorong Waktu 4 daripada Tersanjung 6 :D dan sekarang Para Pencari Tuhan. Aduh tambah ngepenz saya sama Beliau. Mudah2an untuk tahun2 yang akan datang ada jilid 3, jilid 4 dan seterusnya.


sumber photo



Ramadhan..
whose beginning is a mercy
Whose middle is forgiveness
Whose end is freedom from fire

Wishing you and your family...
health, prosperity, and happiness during Ramadhan...
and throughout the coming year

Minal aidin wal faidzin
Mohon maaf lahir dan bathin





Menjadi yang termuda terkadang tidak selalu mengenakkan…..klo untuk kategori Profesor termuda, mahasiswa termuda atau artis termuda dengan segudang prestasi, itu semua sangat membanggakan.

Tapi sepertinya hal itu tidak berlaku di dunia kerja di tempat saya bernaung.
Di dalam dunia ini……biasanya klo yg paling muda suka di anggap anak bawang…(.tapi tapi bukan berarti bodoh lho) walaupun harus saya akui bahwa pada dsrnya secara pengalaman memang msh putih. Jadi klo seperti ini semua ide yang ada di kepala terkadang hanya bisa dipendam saja tanpa dapat tersalurkan seutuhnya.
Serta hanya bisa menjadi pengamat atau penonton untuk segala kebijakan yang sudah diputuskan oleh perusahaan.

Ugh!!!…terkadang serasa benar-benar ga adil, merasa tidak diberi kesempatan. kesempatan untuk mencurahkan semua isi kepala ini…dan membuktikan bahwa tidak selamanya yang senior2 itu benar. Dan saya hanya tertawa kalau ide yang tercetus oleh mereka2 itu berantakan di tengah jalan. Terdengarnya jahat bukan? tapi membayangkan mereka yang lebih mementingkan ego senioritas mereka sendiri daripada bertindak secara demokratis, saya rasa itu cukup membuat hati ini merasa lebih baik hehehe

Dan semua itu ada hikmahnya juga…..selain waktu luang yang menjadi lebih longgar, mungkin saya harus lebih bisa sabar dan belajar lebih banyak lagi……terutama dari kesalahan2 mereka….dan bila saatnya tiba……ilmu yang telah berkembang itu suatu saat nanti akan mampu membuat saya melangkah ke tangga berikutnya…