Penyambung lidah sama tukang ngadu sama ga sih?
Yah mungkin saya seharusnya tidak menjadi penyambung lidah :( Tapi kalau kalian berada di posisi saya apa yang akan dilakukan?

Kejadiannya baru, fresh from the oven. Yang satu adalah salah satu koodinator di kantor saya. Yang satunya lagi adalah teman baik saya. Pada saat si coordinator ini ingin membuat suatu keputusan, dy meminta pendapat kepada saya. Dan curhatannya tersebut ternyata berkaitan dgn teman baik saya. Saya tahu bahwa keputusan itu tentunya berdampak negative terhadap teman saya ini dan saya tahu bahwa teman saya ini akan menolak mentah-mentah.

Hingga akhirnya saya memutuskan untuk menyambungkan lidah si coordinator ini dengan teman saya. Bermaksud agar teman saya ini mempunyai persiapan dan dapat bertindak pada saat si coordinator menyampaikan keputusannya. Tapi apa yang terjadi kemudian tidaklah sesuai dengan apa yg saya harapkan.

Teman saya marah besar, karena ketidaktransparanan si coordinator. Merasa sebagai kambing hitam dan tidak dihargai. Dan apa yg terjadi dengan si coordinator?….bisa ditebak, dy melirik tajam ke arah saya tanpa senyum…hanya tatapan elang yg saya dapat.
Oow…saya telah salah bertindak!!! :|

Terlebih lagi dengan ide saya mengenai form job des tersebut yang ternyata malah memperkeruh suasana. Dan saya menjadi terbuang akan hal ini. Dijauhkan oleh teman saya dan dijauhkan oleh si…coordinator ini. Hiks..hiks…benarkah saya telah menjadi ember ditumpukan peralatan mandi…(?!!!)

Disinilah tingkat profesionalitas saya dipertanyakan. Sudah mampukah saya untuk membedakan mana dunia kerja dan mana dunia pribadi karena kerjaan dan pribadi BENAR-BENAR TIDAK BOLEH DICAMPUR ADUK layaknya gado-gado lontong (lho?!!!).

Keputusan yang telah saya ambil memang keputusan yang salah. Sekarang hanya bisa menyesal dan berusaha mencari segi positif dari tindakan saya tadi (termasuk…dilarang bawa ember ke kantor!!!! ).
Oh… lidah…lidah….sudah sesuaikah amal dan perbuatanmu (?!!).

And now time to wake up, time to grow up…to be wiser and also (hopefully) be bigger…

4 comments:

iman brotoseno said...

ha ha jadi ingat pepatah , lidah tidak bertulang

RyDiSa said...

hiks...hiks....iya ya mas......

sha said...

iya, mmg bgitu dunia kerja

RyDiSa said...

:D yaps...profesional is the clue